Kemarin mungkin hari sialku.sebel!!!!!!!!!!!

kenapa?aku diomelin bapak begitu dahsyatnya.aku benar -sebel banget rasanya.

Nangis lagi deh aku dikamar.aku tau mungkin bapak marah kaya gitu karna dia sayang sama aku tapi,bukan seperti itu caranya.aku cape!!!!! aku baru pulang dah malam eh…bukan di sambut tapi langsung diomelin.dah gak dijemput,diomelin pula.

Aku gak tau klo aku salah lewat jalan pulang seharusnya aku gak lewat perumahan.aku benar – benar gak tau klo di sana pernah terjadi pemerkosaan.lagian juga seharusnya bapak gak matiin hpny bia aku bisa nelpon.memang saat aku lewat tempatnya sepi banget trus banyak orang yang lagi bergadang kaliiiii kayanya sih memang rawan juga coz saat aku jalan lewat situ gak ada orang sama sekali dan semua rumah dan warung yang ada disana dah tertutup rapat.Terima kasih ya Allah Kau masih melindungiku.Aku tak ingin semua itu terjadi padaku,waktu itu niatku hanya ingin lebih cepat tuk pulang.

Aku sungguh sebel ma bapak dia memarahiku habis – habisan hingga ku tak sempat tuk berbicara sediktipun.dibilangnya aku yang cari penyakit lah lewat situ,padahal aku memang benar gak tau klo pernah ada kejadian itu.Klo saja aku dah tau semua itu aku pasti gak akan pernah mencoba lewat situ malam – malam dan dengan jalan kaki.Ya Allah maafkan aku,aku seharusnya tak pernah membenci ayahku sendiri tapi,aku benar benar sakit hati klo dia memarahiku.

Sepertinya tak cukup sekali bagi dia tuk memarahiku.mungkin aku juga bisa tuk memutar balikkan fakta kepadanya tapi aku masih punya hati nurani dan aku masih sayang padanya.Setiap dia memarahiku aku pasti selalu saja menangis baik dengan mengeluarkan Air mata,menekan batin dan menyendiri,Ntah apa tujuan dari semua itu.bukan itu caranya dia membimbingku itu salah.

Dia tak pernah mengerti perasaanku dan keinginanku.Bila aku salah aku terima tapi bila tidak aku tak bisa menerimanya.Ntah kenapa sikapnya begitu keras.Mudah – mudahan Kau segera memberi Hidayah baginya ya Allah sebelum terlambat baginya.Aku ingin kedua orang tuaku sukses baik didunia dan diakhirat.

Aku ingin sekali bertemu dengan mama aku ingin memeluknya tapi aku tak bisa.aku ingin menceritakan segalanya tapi itupun pasti takkan bisa.tenang rasa hatiku bila aku slalu menceritakan segalanya padaMu walaupun aku tak pernah tau apa maksudMu tapi aku cukup tentram.Kau begitubaik padaku ya Allah.