Format musik di komputer

Musik merupakan sebuah hiburan bagi seseorang yang menyenanginya.

Apalagi jika bekerja dan bermain menghadap ke komputer sambil mendengarkan musik.

Bagaimana caranya ya, kok musik bisa kita dengar dari komputer?

Untuk mendengarkan musik di komputer, kita harus memiliki perangkat lunak (software) dan perangkat

 keras (hardware). Perangkat lunaknya adalah software untuk menjalankan musik tersebut. Saat ini sudah

 banyak software yang bisa menjalankan berbagai format file musik, diantaranya WinAmp dan Windows

Media Player untuk kompueter yang menggunakan sistem operasi Windows. Umumnya, Windows media

player sudah terinstal jika komputer kita menggunakan sistem operasi windows. Jika komputer kita

menggunakan sistem operasi linux, bisa menggunakan WinAmp for Linux. Kemudian, perangkat keras

tambahan yang dibutuhkan adalah soundcard (kartu suara) dan speaker (pengeras suara). Nah, setelah

software terinstal dan hardware terpasang, maka kita langsung dapat mendengarkan musik melalui komputer kita.

Jika kita memperhatikan file-file musik yang ada di komputer, sebenarnya ada beberapa format file

(ekstensi) yang berbeda. Nah, berikut ini adalah beberapa format file musik yang umum digunakan :

MP3

Singkatan dari MPEG, Audio Layer 3, MP3 menjadi format paling populer dalam musik digital. Kepopuleran

MP3 disebabkan karena ukuran filenya yang kecil dengan kualitas yang tidak kalah dengan CD audio.

Format ini dikembangkan dan dipatenkan oleh Fraunhofer Institute.

Dengan bitrate 128 kbps, file MP3 sudah berkualitas baik. Namun MP3 Pro-format penerus MP3-

menawarkan kualitas yang sama dengan bitrate setengah dari MP3. MP3 Pro kompatibel dengan MP3.

Pemutar MP3 dapat memainkan file MP3 Pro-namun kualitas suaranya tidak sebagus peranti yang

 mendukung MP3 Pro.

WAV

WAV atau sering disebut juga WAVEform audio merupakan standar suara de-facto di Windows. Hasil

ripping dari CD pada awalnya direkam dalam format ini sebelum dikonversi ke format lain. Namun

sekarang tahap ini sering dilewati. File dalam format ini biasanya tidak dikompresi dan karenanya

berukuran besar.

AAC

AAC adalah singkatan dari Advanced Audio Coding. Format ini merupakan bagian standar Motion Picture

Experts Group (MPEG), sejak standar MPEG-2 diberlakukan pada tahun 1997. Sample rate yang ditawarkan

sampai 96 KHz-dua kali MP3. Format ini digunakan Apple pada toko musik online-nya, iTunes. Kualitas

musik dalam format ini cukup baik bahkan pada bitrate rendah. iPod, pemutar musik digital portabel dari

Apple, adalah peranti terkemuka yang mendukung format ini.

WMA

Salah satu yang menyebabkan format yang ditawarkan Microsoft, Windows Media Audio (WMA), disukai

para vendor musik online adalah dukungannya terhadap Digital Rights Management (DRM). DRM adalah

fitur untuk mencegah pembajakan musik, hal yang sangat ditakuti olehstudio musik saat ini.

Kelebihan WMA tidak hanya itu saja. Kualitas musik yang ditawarkan format WMA lebih baik daripada MP3.

Tes yang dilakukan situs Extremetech.com menunjukkan format ini juga kualitasnya lebih baik daripada

AAC.

Format ini cukup populer. Peranti lunak dan peranti keras terbaru umumnya mendukung format ini. Namun

dukungan belum seluas MP3, kendati hal ini bisa berubah dalam waktu-waktu mendatang.

 Ogg Vorbis

Ogg Vorbis merupakan satu-satunya format file yang terbuka dan gratis. Format lain yang disebutkan di

atas umumnya dipatenkan dan pengembang peranti lunak atau pembuat peranti keras harus membayar

lisensi untuk produk yang dapat memainkan file dengan format terkait.

Dari segi kualitas, kelebihan Ogg Vorbis adalah kualitas yang tinggi pada bitrate rendah dibandingkan

format lain. Peranti lunak populer, Winamp dan pelopor pemutar MP3 portabel Rio sudah mendukung

format ini dalam model terbarunya.

Walaupun demikian dukungan peranti keras terhadap format ini masih jarang.

 RealAudio

Salah satu format yang biasa ditemukan pada bitrate rendah. Format dari RealNetworks ini umumnya

digunakan dalam layanan streaming audio.

 Pada bitrate 128 kbps ke atas RealAudio menggunakan standar AAC MPEG-4.

MIDI

MIDI sudah ada sejak tahun 1980 an tapi banyak orang masih belum mengerti apa itu MIDI. MP3 lebih

banyak mendapatkan perhatian belakangan ini. MIDI singkatan dari Musical Instrument Digital Interface

yaitu sebuah “interface” yang menghubungkan sistem komputer dengan keyboard instrumen musik. Untuk

 membentuk sistem Musik MIDI diperlukan sebuah keyboard instrumen musik yang mempunyai penghubung

 MIDI sebuah CPU komputer sebuah monitor dan sebuah printer ( sebagai tambahan ).

Dengan susunan lengkap seperti ini maka musisi sewaktu-waktu dapat merekam dan main ulang rekaman

musiknya . Semua data lagu disimpan dalam format digital seperti ke media disket atau hard disk

komputer. Format audio satu ini lebih cocok untuk suara yang dihasilkan oleh synthesizer atau peranti

elektronik lainnya, tetapi tidak cocok untuk hasil konversi dari suara analog karena tidak terlalu akurat.

 File dengan format ini berukuran kecil dan akhir-akhir ini sering digunakan dalam ponsel sebagai

ringtone.