A Phest

Aku gak mengerti, ini begitu sulit. Rasanya kejatuhan batu bertubi-tubi. Dari mulai pacar yang sakit lalu aku, tambah lagi masalah keluarga dan pekerjaan, subhanallah…. Ingin melompat ke jurang.
Hatiku sakit disiksa seperti ini, belom lagi sakitku yang gak sembuh2 hampir seminggu… Cobaan apa ini ya Allah…
Aku gak tau harus curahkan kemana perasaanku ini, aku tak ingin menysahkan orang lain, banyak sudah mereka kebisingan yang ku timbulkan bagi mereka……
(Menangis…)
Itulah yang hanya aku lakukan.
Tiada tempat mengadu selain dirimu ya Allah………..

Hari Ulang Tahun ke-20

huhuhu, sudah makin tua gue nech, umur uda kepala dua bukan belasan lagi.

tapi gak apa yang penting adi masih suka, hehehehehhe : P

3 bulan lagi aniversary gue dengan adi iiiiiii.

Diucapinnya udah dari kemarin dengan adi dan bpk gue, trus uda seminggu yang lalu juga ibu mertua gue ngucapinnya + hadiahnya, hahahay

Seneng, seneng, senengnya gak terkira, tapi gak perlu sampai lompat2, cukup cium pi2 ibu mertua jga pi2 pa2 Adhie…

Hahahahah, Thank you so much buat yang udah ngucapinn…..

Malam ini waktunya habiskan malam berdua dengan adhie  di es teler, hihihihi

FoTo foTOOOOOO00000……

This slideshow requires JavaScript.

@ Lesehan Merdeka, Pontianak

Hari ni,  mama dan papa (aku dan adhie) nyantai di lesehan merdeka samping kampus kami STMIK Pontianak. Adhie makan kentang goreng, aku ikut2an aja minta, hahahaha ditemani juga dengan 2 gelas susu hangat untuk menghangatkan suasana yang malam, hujan2 dingin pula, heheheh

Nulis apa lagi yak???

eprttt……

Pokoknya inti dari malam ini dan cerita diatas, Aku dan Adhie saling mencintai , hahahahahahha

lebayyyyyyy……..

CoMe Back

hahahaa, sudah lama gak pernah buka ni blog,

sekarang mau tulis apapaun bingung,

ckckckckk

I LOVE YOU

Halo bapak.

evi kangen dengan bapak, dandy dan juga adam

gimana kabar mereka pak, evi pengen ketemu mereka

Kapan ya qta bisa sama2 lagi…………

Sejarah Virus

Pada tahun 1949, John von Newman memaparkan makalahnya yang berjudul ”Theory and Organization of Complicated Automata”. Dalam makalahnya dibahas kemungkinan adanya program yang dapat menyebar dengan sendirinya. John von Newman adalah salah satu pencipta komputer yang menciptakan EDVAC (Electronic Discrete Variable Automatic Computer).

Perkembangan virus komputer selanjutnya terjadi di AT&T Bell Laboratory. AT&T Bell Laboratory merupakan salah satu laboratorium komputer terbesar di dunia dan sudah menghasilkan banyak hal, contohnya bahasa C dan C++. Sekitar tahun 1960-an, di laboratorium ini, setiap waktu istirahat para peneliti membuat permainan dengan program yang dapat memusnahkan, memperbaiki diri, balik menyerang lawan, dan memperbanyak diri secara otomatis. Permainan ini disebut Core War, pemenangnya adalah orang yang memiliki sisa program terbanyak dalam selang waktu tertentu. Para peneliti sadar akan bahayanya program tersebut, terutama bila sampai bocor ke luar laboratorium. Karena itu, setiap selesai permainan, program tersebut selalu dimusnahkan.

Sekitar tahun 1970-an, perusahaan Xerox memperkenalkan suatu program yang digunakan untuk membantu kelancaran kerja. Struktur programnya menyerupai virus, namun tujuan program ini adalah untuk memanfaatkan waktu semaksimal mungkin dan dapat melakukan dua tugas pada waktu yang bersamaan.

Sekitar tahun 1980-an, program “virus” dari AT&T Bell Laboratory menyebar keluar lingkungan laboratorium dan mulai beredar di masyarakat umum.

Pada tahun 1983, Fred Cohen seorang peneliti dari Ohio memperlihatkan program buatannya yang mampu menyebar secara cepat pada sejumlah komputer. Ia juga memperkenalkan virus pertama yang diprogram dalam lingkungan Unix yang dapat memberikan hak istimewa kepada setiap pengguna. Tahun berikutnya Cohen menyerahkan disertasinya ‘Computer Viruses – Theory and Experiments’ yang menyebabkan virus berkembang dengan cepat.

Pada tahun 1986 di Freie, Universitas Berlin mendeteksi adanya aktivitas virus pada sebuah komputer besar.

Sementara virus berkembang, Indonesia juga mulai terkena wabah virus. Virus komputer ini pertama menyebar di Indonesia juga pada tahun 1988. Virus yang begitu menggemparkan seluruh pemakai komputer di Indonesia, saat itu, adalah virus ©Brain yang dikenal dengan nama virus Pakistan.

Tahun 1987, virus komputer generasi kedua yaitu Cascade yang merupakan virus residen pertama muncul terenkripsi dalam file.

Pada tahun 1989 virus polimorf pertama ditemukan, virus tersebut dikenal dengan V2Px atau Washburn. Virus semacam ini dapat terus mengubah diri menjadi sebuah varian baru. Pada tahun berikutnya, virus DIR II menggunakan cara baru untuk menginfeksi program dengan menyerang entri-entri FAT.

Tahun 1991 diadakan sebuah lomba dan acara pembuatan program virus akibatnya jumlah virus baru yang ditemukan semakin banyak. Dan sampai saat ini pun virus-virus baru terus bermunculan dengan segala jenis variasinya.

Virus yang pertama kali muncul di dunia ini bernama [Elk Cloner] lahir kira-kira tahun 1981 di TEXAS A&M. Menyebar melalui disket Apple II yang ada operating systemnya. Sang perusak ini mendisplay pesan di layar : “It will get on all your disks-It will infiltrate your chips–yes it is Cloner!-It will stick to you like glue-It will modify RAM too-send in the Cloner!” Hi……………….

Nama “Virus” itu sendiiri baru diberkan setelah 2 tahun kelahirannya oleh Len Adleman pada 3 November 1983 dalam sebuah seminar yang ngebahas cara membuat virus and memproteksi diri dari virus. Tapi orang-orang sering menganggap bahwa virus yang pertama kali muncul adalah virus [Brain] yang justru lahir tahun 1986, karna virus ini yang paling menggemparkan dan paling meluas penyebarannya yang menjalar melalui disket DOS yang waktu itu lagi trend. Lahirnya juga bersamaan dengan [PC-Write Trojan] dan [Vindent]

Hati-hati Bila Berjanji

Oleh : Uti Konsen

JANJI memang ringan diucapkan, namun berat untuk ditunaikan. Padahal Rasulullah SAW telah banyak memberikan teladan dalam hal ini termasuk larangan keras menciderai janji dengan orang-orang musyrikin. Allah SWT berfirman, “Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya“ (An-Nahal : 91). “Dan penuhilah janji, sesungguhnya janji itu pasti dimintai pertanggungjawabannya“ ( Al Isra 34 ).

Dalam berbagai tradisi, pengucapan sumpah diperlukan untuk menguatkan janji yang dibuat. Walaupun tanpa dengan pengucapan sumpah, sebenarnya janji itu sendiri sudah berat dan wajib dipenuhi Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, penuhilah perjanjian-perjanjian….“ (Al Maidah 1).Semenjak Allah menciptakan Adam AS dan memuliakannya dihadapan para malaikat, muncullah kedengkian dan menyalala api permusuhan pada diri iblis. Terlebih lagi ketika Allah mengusirnya dari surga. Iblis berikrar akan menyesatkan manusia dengan mendatangi mereka dari berbagai arah sehingga dia mendapat teman yang banyak di neraka nanti. Berbagai cara licik dilakukan oleh iblis. Diantaranya dengan membisikkan pada hati manusia janji-janji palsu dan angan-angan kosong.
Menepati janji adalah bagian dari iman. Barangsiapa yang tidak menjaga perjanjiannya, maka tidak ada agama baginya. Maka seperti itu pula ingkar janji, termasuk tanda kemunafikan dan bukti atas adanya makar yang jelek serta rusak hati. Nabi SAW bersabda, “Tanda-tanda munafik ada tiga. Apabila berbicara, dusta. Apabila berjanji mengingkari. Apabila dipercaya, khianat “ (HR.Muslim).

Siapapun orangnya yang masih sehat fitrahnya tidak akan suka kepada orang yang ingkar janji. Karenanya, dia akan dijauhi di tengah-tengah masyarakat dan tidak ada nilainya di mata mereka. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman. Yaitu orang-orang yang kamu telah mengambil perjanjian dari mereka, sesudah itu mereka menghianati janjinya pada setiap kalinya, dan mereka tidak takut akibat-akibatnya“ (An Anfal 55 – 56). Rasulullah SAW bersabda, “Bagi setiap penghianat (akan ditancapkan) bendera pada pantatnya di hari kiamat “ (HR.Muslim).”Tidak ada iman bagi siapa yang tidak amanah ( memenuhi janjinya ) “. Saat menapaki sejarah, kita bisa menyaksikan, para penghianat perjanjian akan berakhir dengan kemalangan. Tentunya tidak lupa dari ingatan kita tentang nasib tiga kelompok Yahudi Madinah, yaitu Bani Quraizhah, Bani An-Nadhir dan Bani Qainuqa yang berkhianat setelah mengikat tali perjanjian dengan Rasulullah SAW yang berujung dengan kehinaan. Diantara mereka ada yang dibunuh, diusir dan ditawan.
Sikap mengingkari janji terhadap siapapun tidak dibenarkan agama Islam, meskipun terhadap anak kecil. Jika ini yang terjadi, disadari atau tidak, kita telah mengajarkan kejelekan dan menanamkan pada diri mereka perangai yang tercela. Abu Daud RA meriwayatkan hadis dari sahabat Abdullah bin Amir RA. Dia berkata, “Pada suatu hari ketika Rasulullah SAW duduk di tengah kami, tiba-tiba ibuku memanggilku dengan mengatakan ‘Hai, kemari, aku akan beri kamu sesuatu!’ Rasulullah SAW mengatakan kepada ibuku, ‘Apa yang akan kamu berikan kepadanya ?’ Ibuku menjawab, ‘Kurma‘. Lalu Rasulullah SAW bersabda, ‘Ketahuilah, seandainya kamu tidak memberinya sesuatu maka ditulis bagimu kedustaan “ (AH.Abu Daud).
Didalam hadis di atas ada faedah bahwa apa yang biasa diucapkan oleh manusia untuk anak-anak kecil ketika menangis seperti kalimat-kalimat janji yang tidak ditepati atau menakut-nakuti dengan sesuatu yang tidak ada adalah diharamkan. Terkait ini, sahabat Abdullah bin Mas’ud berkata, “Kedustaan tidak dibolehkan baik serius atau main-main, dan tidak boleh salah seorang kalian menjanjikan anaknya dengan sesuatu lalu tidak menepatinya “ (Al Adabul Mufrad)

Rasulullah SAW mengatakan bahwa, “Diantara hal-hal yang langka di akhir zaman adalah dirham (uang) yang halal dan saudara (teman) yang bisa dipercaya” (HR.Ibn Asakir dari Ibnu Umar). Pada saat sekarang, kilah Didin Hafidhuddin kecenderungan menghalalkan segala macam cara untuk mendapatkannya merupakan sesuatu yang dianggap biasa. Kawan dan sahabat yang dibutuhkan dalam hidup ini adalah kawan yang memiliki sikap yang sama kepada kita, baik dalam keadaan suka maupun duka. Bila kita melakukan kebaikan, ia mendorongnya dan bila kita melakukan kesalahan ia mengoreksinya. Akan tetapi dalam realitas hidup, banyak sekali kawan yang berkhianat yang meninggalkan kita pada saat dia mendapat kedudukan dan jabatan . Segala macam janji yang pernah dilontarkannya, baik mengenai misi perjuangan, cita-cita, maupun keinginan luhur lainnya, ditinggalkan begitu saja hanya karena ingin melanggengkan kekuasaannya itu. Itulah sahabat yang berkhianat yang berdasarkan hadis diatas, kini akan banyak ditemukan. Mudah-mudahan kita semua semakin menyadari akan langkanya harta yang halal dan sahabat/teman yang bisa dipercaya sehingga kita akan semakin berhati-hati menyikapinya. Wallahualam.**